Pemilahan Sampah Organik dan Anorganik

Written By Unknown on Kamis, 06 Agustus 2015 | 07.27


Sampah adalah sisa suatu usaha atau kegiatan manusia yang berwujud padat [baik berupa zat organik maupun anorganik yang bersifat dapat terurai maupun tidak terurai] dan dianggap sudah tidak berguna lagi, sehingga dibuang ke lingkungan.

Sampah harus dapat diperlakukan dengan baik agar tidak membahayakan lingkungan. Jika sampah dibuang sembarangan maka akan menimbulkan berbagai akibat diantaranya merusak Lingkungan, menimbulkan berbagai macam penyakit, menyebabkan banjir, dan merusak keindahan alam.

Sampah dibagi 2 jenis yaitu :
a.       Sampah organic
Sampah organic adalah sampah yang mudah membusuk dan terurai serta berasal dari tumbuhan hewan. Contoh : sisa makanan, sayuran, daun kering.
b.      Sampah anorganik
Sampah yang tidak mudah membusuk dan sulit terurai, proses degradasi butuh waktu hingga ratusan tahun.. Contoh : plastic, botol, kaleng

Dalam membuang sampah, penting untuk dipisahkan antara sampah organic dan anorganik. Sampah yang berasal dari tumbuhan dan hewan dibuang di tempat sampah organik, sedangkan sampah yang bukan berasal dari hewan dan tumbuhan dibuang di tempat sampah anorganik. Pemilahan sampah ini akan memberikan berbagai manfaat yaitu :
       Mengurangi timbunan sampah
       Mengurangi pencemaran lingkungan
       Sampah dapat dimanfaatkan lebih lanjut

Dengan adanya pemilahan sampah maka sampah organic dan anorganik dapat dikelola dengan tepat sesuai jenisnya. Sampah organic dapat dimanfaatkan untuk pupuk kompos dengan cara ditimbun. Sedangkan sampah anorganik dikelola dengan cara 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle )
  • Reduce adalah pengelolaan dengan cara mengurangi penggunaan sampah anorganik. Hal ini dapat dilakukan dengan cara mengurangi pemakaian kantong plastic, botol ataupun kaleng. Misalnya dengan membawa bekal ke sekolah dan berbelanja dengan tas belanja
  • Reuse adalah pengelolaan dengan cara memanfaatkan kembali sampah organic. Misalnya dengan membuat kerajinan dari plastic ataupun memanfaatkan botol sebagai pot
  • Recycle adalah pengelolaan dengan cara mendaur ulang sampah organic. Hal ini dapat dilakukan dengan cara mengumpulkan sampah anorganik dan menjualnya ke pengepul untuk didaur ulang.



Pemilahan sampah yang benar dan pengelolaan yang tepat pada sampah organic dan anorganik akan mengurangi banyaknya masalah sampah yang timbul selama ini. Penyuluhan mengenai pemilahan sampah organic dan anorganik ini telah dilakukan di SD N Kuniran 02 pada hari Selasa tanggal 4 Agustus 2015 oleh KKN PPM UGM.




Dengan adanya penyuluhan ini diharapkan perilaku menjaga lingkungan dengan memilah sampah dapat tertanam sejak dini. Dan diharapkan masyarakat desa Kuniran juga dapat melakukan pemilahan sampah untuk menjaga lingkungan desa tetap bersih dan sehat serta dapat mengambil keuntungan dengan memanfaatkan sampah organic dan anorganik. 

Ditulis Oleh : Unknown ~KIM Dunia Kuniran

Muh.Akram Anda sedang membaca artikel berjudul Pemilahan Sampah Organik dan Anorganik yang ditulis oleh KIM Dunia Kuniran yang berisi tentang : Dan Maaf, Anda tidak diperbolehkan mengcopy paste artikel ini.

Blog, Updated at: 07.27

1 komentar:

  1. Terimakasih banyak, info yang sangat bermanfaat. Boleh saya minta tolong? Mohon hubungi saya lewat email caesar@aeroengineering.co.id jika tidak keberatan. Terimakasih :)

    BalasHapus

Terpopuler