Pembuatan Pupuk Kompos

Written By KIM Dunia Kuniran on Sabtu, 15 Agustus 2015 | 18.40

Kompos adalah pupuk organik yang sebagian besar atau seluruhnya terdiri atas bahan organik yang berasal dari limbah atau sisa tanaman, kotoran hewan atau manusia seperti pupuk kandang, pupuk hijau dan humus yang telah mengalami dekomposisi. Proses pengomposan berlangsung selama 30 hari.

Faktor-faktor yang mempengaruhi proses pengomposan adalah
Ø  temperatur 54 sampai 60ºC, 
Ø  C/N ratio 25 sampai 30,
Ø  kelembapan 50 sampai 60 %,
Ø  pH 6,5 sampai 7,5,
Ø  ukuran partikel bahan,
Ø  aerasi atau pembalikan.

Kompos mempunyai berbagai manfaat terhadap tanah, yaitu :
Ø  menambah kesuburan tanah,
Ø  memperbaiki struktur tanah menjadi lebih remah dan gembur,
Ø  memperbaiki sifat kimiawi tanah sehingga unsur hara yang tersedia dalam tanah lebih mudah diserap oleh tanaman,
Ø  memperbaiki tata air dan udara di dalam tanah sehingga suhu tanah akan lebih stabil,

Prinsip pengomposan
q  Pengomposan adalah dekomposisi terkontrol dari bahan organik.
q   Mendorong mikrobia agar aktif, tumpukan kompos membutuhkan campuran yang baik dari komponen :
        Karbon, Nitrogen (material pengomposan)
        Oksigen (udara)
        Air

Proses pembuatan pupuk kompos telah dicontohkan kepada Gabungan Kelompok Tani des Kuniran oleh tim KKN PPM UGM pada Kamis, 6 Agustus 2015 lalu. Berikut ini adalah alat, bahan dan cara pembuatan kompos seperti yang telah dicontohkan tim KKN kemarin

Bahan :
  1. Feses Ternak
  2. Starter EM4
  3. Molases
  4. Jerami/limbah Pertanian
  5. Air
  6. Abu Dapur
  7. Kapur
Alat :
1.      Cangkul
2.      Terpal/plastik penutup
3.      Ember
4.      Sabit
5.      Plastik Pembungkus
6.      Alat Pengayak
   7.      Timbangan 

Cara Pembuatan :
1.      Limbah sisa Pertanian (jerami Misalnya) dipotong kecil-kecil 25-50 cm
2.      Potongan bahan kompos tersebeu lalu ditumpuk rapi dan diperciki air
3.      Diatasnya kemudian ditaburi abu dapur hingga merata
4.      Kemudian ditaburi kotoran ternak secara merata dengan ketebalan 5-10cm
5.      Taburkan kapur diatas kotoran ternak hingga merata
6.      Setiap lapis tumpukan diperciki air yang telah diberi starter dan Molases
7.      Kemudian aduk tumpukan tersebut sampai merata
8.      Jika terlihat sudah tercampur secara merata, buatlah tumpukan seperti gunung, lalu tutup tumpukan tersebeut dengan terpal/plastik agar terjadi proses pengomposan secara maksimal.
9.      Kemudian secara berkala kompos diadakan pembalikan, bisa setiap 3 hari sekali atau 1 minggu sekali.
10.  Pastikan Tempat pembuatan kompos terlindungi dari segala perubahan cuaca.
11.  Pengepakan dilakukan setelah kompos benar-benar matang

Ditulis Oleh : KIM Dunia Kuniran ~KIM Dunia Kuniran

Muh.Akram Anda sedang membaca artikel berjudul Pembuatan Pupuk Kompos yang ditulis oleh KIM Dunia Kuniran yang berisi tentang : Dan Maaf, Anda tidak diperbolehkan mengcopy paste artikel ini.

Blog, Updated at: 18.40

0 komentar:

Posting Komentar

Terpopuler